Sayap Kecil
Dalam gelap ia terdiam
lambung mengkerut di hening malam
angan terbias lampu istana
mengikat debu dan merana
Congkak istana seakan meludah
urusan sulit menjadi mudah
paras tampan pemilk negri
seakan menoleh lari tak peduli
bayang indah hanya mimpi
air mata riuh membanjiri
tubuh kecil tertunduk lemas
tertusuk zaman tertimbun emas
menggaruk nasi dari sampah
menghirup pasir menadah ludah
bayang putih terangkat pergi
terbujur kaku, harapan mati
- Bung Deri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar