Sabtu, 30 Juli 2011

Sayap Kecil

Sayap Kecil

Dalam gelap ia terdiam
lambung mengkerut di hening malam
angan terbias lampu istana
mengikat debu dan merana

Congkak istana seakan meludah
urusan sulit menjadi mudah
paras tampan pemilk negri
seakan menoleh lari tak peduli

bayang indah hanya mimpi
air mata riuh membanjiri
tubuh kecil tertunduk lemas
tertusuk zaman tertimbun emas

menggaruk nasi dari sampah
menghirup pasir menadah ludah
bayang putih terangkat pergi
terbujur kaku, harapan mati

- Bung Deri 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar