?
Tapak hentak detak tapal kuda
melengking nyaring humus pedang berkilau
retak pecah tameng baja
lari laju tekad menghantam risau
Bendera hitam berkibar siaga
benteng batu menentang tahta
pejuang mulia bertekad dalam lemahnya
meski alir darah bercampur nanah
padang pasir meradang bagai sehelai benang
air, pasir meradang bagai berhambur renggang
darah tumpah campur lumpur hina
anak istri menanti kembalinya cinta
makam batu tertangis sedu
jasad masuk liang terhampar
cinta sedu lemas tanpa tulang
pejuang berhati baja tlah berplang
- Bung Deri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar